Pemanjat Tebing Tuli

Posted on 1 December 2010

2


panjat tebing ok


Alkisah ada seorang tuli ingin memanjat sebuah tebing. Tebing tersebut cukup sulit dipanjat oleh orang yang normal sekalipun. Ia mulai memanjat dengan perlahan dari bagian bawah tebing. Orang-orang (normal) lain mulai menyadari hal ini dan berkerumun menyaksikan. Ketika ia sampai pada bagian yang sulit untuk dipanjat, orang-orang yang menonton mulai khawatir. Mereka tidak yakin pemanjat tuli ini bisa melewatinya. Merekapun mulai berteriak menyuruhnya untuk menyerah dan turun dari tebing tersebut. “Turunlah kawan, kau tidak akan bisa memanjat tebing itu sampai puncak!” Begitu teriak beberapa orang yang menonton. Si pemanjat tuli mulai sadar bahwa di bawahnya mulai banyak yang menonton. Ia juga mulai merasakan kesulitan memanjat tebing tadi setelah mencapai bagian yang sukar dipanjat. Kemudian ia melihat ke bawah, dan terlihat olehnya orang-orang berteriak kepadanya dengan bersemangat. Tentu saja ia tidak bisa mendengar apa yang diteriakkan oleh orang-orang tersebut. Melihat gerakan orang-orang yang berteriak tersebut, si pemanjat tuli mengira mereka semua memberi semangat padanya agar jangan menyerah, untuk terus memanjat tebing sampai ke puncaknya. Si pemanjat tuli ini jadi semakin bersemangat dan keraguannya untuk terus memanjat menjadi hilang. Ia berusaha sekuat tenaga dan akhirnya sampailah ia di puncak tebing. Orang-orang yang menonton hanya bisa terkagum-kagum dan bertepuk-tangan karena ternyata si pendaki tuli itu bisa memanjat tebing yang terjal sampai ke puncaknya. anonymous dgn tambahan bumbu😀

Posted in: Hikam, Lesson, My angle