Alhamdulillah….

Posted on 21 October 2010

2


syukur (1)


Alhamdulillah….
Hamdalah (Alhamdulillahirabbil’alamin : Segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam) sudah menjadi kata yang wajar di kehidupan sehari-hari kita, namun kadang kewajaran itu membuat kita lupa mengapa kita selalu mengucapkannya.

Pengalaman pribadi dulu, saya pernah dipuji di depan keluarga besar, lalu dengan saya salah tingkah sambil ngobrol dengan nenek, “Mak, binguang dipuji-puji bantuak ko”(Nek, bingung kalau dipuji-puji seperti ini). Terus terang, pada waktu itu, dalam hati saya memang ada perasaan bangga dan riya..Astaghfirullah…Namun jawaban nenek waktu itu sangatlah sederhana, “Pulangan sadonyo ka Tuhan Allah, baco alhamdulillah” (Kembalikan segalanya kepada Allah, bacalah Alhamdulillah)

Waktu itu, terus terang saya belum terlalu paham maksud nenek karena besar kepala saya agak menutupi lubang telinga.Tapi setelahnya saya sering teringat kata-kata itu setiap pujian datang.

AA Gym sering berkata, “Orang-orang memuji kita karena mereka tidak tau kekurangan kita. Kita dipuji karena Allah masih menutupi kekurangan kita.”

Apa artinya kita diagungkan manusia tapi rendah di mata Allah.

Hamdalah biasanya kita ucap ketika kita merasa bersyukur kepada Allah. Namun sering kita lupa, ketika kita memuji Allah, sebenarnya juga menegaskan bahwa kita tidak layak dipuji.Hamdalah merupakan bentuk penghambaan kita bahwa segala pujian tidak pantas bagi makhluk…Makanya ketika kita dipuji, ucaplah hamdalah sebagai bukti bahwa hanya Dialah muara segala pujian…

Jazakillahu khairan katsiraa Amak-ku sayang, semoga Allah selalu menyayangimu dan memberkahi hidupmu.

Alhamdulillahirabbil’alamin

Astaghfirullahal’adzim

Wallahu’alam

Posted in: Muhasabah, My angle