Choices

Posted on 10 July 2010

2


decision-making-choice2


Bismillahirrahmanirrahim

Mencoba mengingatkan diri sendiri.

Sahabat…Manusia hidup dengan pilihan-pilihan. Mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali, kita akan selalu memilih. Mulai dari pilihan-pilihan mudah sampai kepada pilihan-pilihan sulit. Pada kuliahpun, misalnya, ada pilihan-pillihan. Kuliah yang sungguh-sungguh, ngerjain tugas, belajar rajin, insyaAllah balasannya lulus dengan nilai yang baik. Kuliah yang tidak serius, tidak mengerjakan tugas, atau bahkan tidak ikut ujian, balasannya tidak lulus, atau tidak mendapat ilmu.

Allah Maha Adil, Ia memberikan kebebasan pada manusia untuk berbuat apapun. Tentu saja setiap pilihan kebebasan ada akibatnya. Allah memberikan kebebasan, mau berbuat baik atau buruk. Dampak dari pilihan tersebut tentu saja ada, yang berbuat baik, diberi ketenangan hati, pahala dan syurga di akhirat nanti. Yang berbuat buruk akan mendapat kegelisahan, dan neraka.

Mengemban amanah pun adalah sebuah pilihan. Saat kita memilih menerima sebuah amanah, maka otomatis kewajibannya adalah melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya”. (QS.23:8)

Salah satu ciri orang yang beriman adalah memelihara amanah yang diberikan kepadanya, amanah yang sudah diterima adalah sebuah kontrak tentang pelaksanaan sebuah tanggung jawab sebaik-baiknya. Terlepas dari hasil yang akhirnya dicapai, karena itu adalah kuasa Allah, melaksanakan amanah yang sudah diterima adalah kewajiban kita. Namun ada satu hal lagi yang menjadi kunci dari kehidupan ini, hidayah Allah.

“……..Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”.(QS.2:142)

Semua pilihan yang kita ambil tidak lepas dari hidayah Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati manusia. Amanah yang kita terimapun tidak lepas dari peran Allah SWT yang mengkondisikan hati kita dan hati orang-orang di sekitar kita, sehingga pada akhirnya kita menerima amanah tersebut. Dalam perjalanan menjalankan amanah, tantangan dan cobaan akan selalu datang. Kadang bisikan syaitan datang, bahwa mungkin kita tidak sanggup menjalankan amanah, bahwa mungkin kita dulu terpaksa menerima amanah. Kita lupa, bahwa Allah-lah yang memilih kita, bahwa kuasa-Nya lah yang membuat kita mendapatkan amanah. Dan kita juga lupa, bahwa Allah tidak akan memberi cobaan yang kita tidak sanggup memikulnya.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya……….”. (QS.2:286)

Bahwa Allah selalu memberi kita nikmat sebagai modal dalam mengahadapi tantangan, yang sering kali tidak kita sadari.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.(QS.16:18)

Bahwa pada akhirnya amanah ini adalah ujian untuk meningkatkan kualitas kita sebagai seorang hamba. Tidak ada sebuah ujianpun melainkan sebagai sarana peningkatan derajat seorang hamba.

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”.(QS.67:2)

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai udzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,”(QS.4:95)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”(QS.2:214)

Dan Allah lah yang Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambanya.

Tagged: ,
Posted in: My angle